Situs Berita Bola Terlengkap di Indonesia
Beranda » Toni Kroos Tolak Pemotongan Gaji

Toni Kroos Tolak Pemotongan Gaji

18 0

Gelandang andalan Real Madrid yaitu Toni Kroos mengungkapkan pendapat nya mengenai gagasan pemotongan gaji para pemain sepak bola dikarenakan virus Corona yang saat ini tengah merebak di dunia. Ia pun mengatakan keberatan nya dengan ide itu, dimana saat ini Real Madrid tengah merencanakan pemotongan.

Lebih dari satu pekan ini para tim besar Eropa memang gencar melakukan pemotongan gaji para pemain nya hingga beberapa bulan mendatang. Tim rival seperti Barcelona bahkan sudah memotong upah para pemain nya hingga 70%.

Dan kini giliran Real Madrid yang tengah menggodok rencana mereka memotong gaji pemain. Mereka kabar nya tengah mencoba mempertimbangkan usulan itu demi finansial tetap aman. Namun Kroos memberikan masukan untuk Madrid yang saat ini belum memutuskan sesuatu terkait hal ini.

Menolak Pemotongan

Diyakini jika pemain 29 tahun ini tengah mempertaruhkan nama baik nya dengan mengatakan penolakan terhadap pemotongan gaji ini. Ia percaya bahwa pemotongan gaji bukan lah keputusan yang tepat untuk saat ini. Hal itu dikarenakan mereka seolah-olah dipaksa ungtuk melakukan donasi kepada para korban.

Kroos pun akan lebih senang jika gaji pemain tetap diberikan utuh agar mereka bisa melakukan donasi tersendiri. Hal itu menurut nya akan lebih baik, sebab para pemain juga ingin memberikan donasi mereka kepada yang membutuhkan.

“Sejujur nya saya kurang setuju dengan usulan pemotongan gaji ini. Hal itu membuat kami dipaksa untuk melakukan donasi. Namun saya lebih senang jika para pemain tetap mendapatkan nya utuh, sehingga mereka bisa melakukan donasi nya sendiri secara bertanggung jawab,” jelas Kroos.

“Saya yakin setiap pemain akan lebih senang dengan jalan ini. Mereka pasti akan dimintai bantuan dan akan paham area mana saja yang memang membutuhkan nya,”

Merubah Wajah Sepak Bola

Lebih lanjut Kroos mengatakan jika saat ini banyak pihak yang meragukan bahwa sepak bola akan segera kembali. Para fans, pemilik hak siar, para pemain mereka pasti ingin kompetisi segera dimulai dan terus bertanya kapan liga akan kembali dimulai.

“Pihak klub tentu ingin kompetisi seger dimulai agar mereka mendapatkan pemasukan. Namun jika hal ini terus berlanjut, saya khawatir akan merubah wajah sepak bola itu sendiri. Jika Liga belum juga selesai hingga musim panas, maka saya yakin bahwa sepak bola akan berubah secara total,” tutup nya.

 

Renata

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.