Situs Berita Bola Terlengkap di Indonesia
Beranda » Stankovic : Juventus Tak Akan Bisa Meraih Treble Winner

Stankovic : Juventus Tak Akan Bisa Meraih Treble Winner

21 0

Mantan pemain Inter Milan, Dejan Stankovic Belum lama ini mengungkapkan bahwa Juventus tidak akan bisa meraih kesuksesan seperti yang di didapatkan oleh Nerazzurri dengan Treble Winner. Tentunya Treble Winner merupakan sebuah pencapaian yang diimpikan oleh banyak klub Italia.

Seperti diketahui, tahun 2010 lalu Nerazzurri dilatih oleh salah satu nahkoda terbaik di dunia, Jose Mourinho. Di bawah asuhan the special one, inter berhasil meraih gelar Serie A, Liga Champions dan Coppa Italia.

Saat itu Si Nyonya Tua harus menjalani musim yang berat dan sempat terdegradasi ke Serie B pada tahun 2006. Akan tetapi Juventus mampu bangkit sejak tahun 2012 mereka merupakan tim terbaik di Italia sampai saat ini.

Peluang Juventus untuk bisa meraih treble masih terbuka cukup besar. Pasalnya mereka sempat mampu mencapai final Liga Champions sebanyak 2 kali beruntun.

Juve Tidak Akan Treble

Juventus hampir setiap tahun punya peluang besar untuk mendapatkan gelar treble winner. Hanya saja, mereka selalu kurang beruntung saat bermain di ajang Liga Champions.

Mimpi untuk mampu meraih gelar tersebut tentu masih menjadi harapan besar untuk semua pemain Juventus. Beberapa pemain bintang didatangkan oleh manajemen Bianconeri salah satunya adalah Cristiano Ronaldo yang diboyong dari Real Madrid.

Namun eks pemain Inter, Dejan Stankovic memiliki keyakinan lain bahwa Juventus tidak akan sanggup untuk menyamai prestasi yang pernah diraih Inter Milan.

“Kami mampu mengukir sejarah dengan Inter. saat itu sungguh hasil yang sangat luar biasa untuk saya dan semua pemain.” Ujar Stankovic.

“Meski sudah melakukan investasi dengan belanja banyak pemain top, Hal itu belum bisa dilakukan oleh Juventus.” Lanjutnya.

Peran Jose Mourinho

Dalam kesempatan tersebut, Stankovic juga mengungkapkan bahwa peran Jose Mourinho sangat penting dalam prestasi yang didapat oleh Inter Milan. Dia merupakan pelatih yang mampu membangkitkan mental dan semangat tim disaat sulit.

“Saat itu kami hanya menyisakan 13 sampai 14 pemain. Dan kami sudah bisa membuat sejarah dengan mampu mencapai tanggal 22 Mei (Final Liga Champions). Mourinho merupakan orang yang punya peran paling penting untuk prestasi saat itu.” Ungkap Stankovic.

Teresya

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.