Situs Berita Bola Terlengkap di Indonesia
Beranda » Sederet Pemain Mahal Yang Justru “Tenggelam” di Malang

Sederet Pemain Mahal Yang Justru “Tenggelam” di Malang

9 0

Tahun 2013 lalu, Arema memboyong banyak pemain berlabel bintang untuk membuat mereka bersaing dalam perburuan gelar juara Liga Indonesia. Dimulai dari eksodus eks penggawa Pelita Jaya sampai pemain-pemain baru dengan nilai transfer selangit. Dimana saat itu, Arema FC juga mendatangkan salah satu pelatih terbaik Indonesia, Rahmad Darmawan.

Akan tetapi, justru pemain-pemain mahal dan potensial itu gagal memperlihatkan performa terbaiknya. Banyak diantaranya yang terpuruk dan justru bermain bersama Arema FC adalah titik balik perjalanan karirnya. Siapa saja mereka?

Yericho Cristiantoko

Di sebut-sebut sebagai salah satu bek kiri paling potensial di Indonesia. Yericho Cristiantoko juga pernah tampil sebagai salah satu punggawa Timnas U16 – Timnas U23. Pemain berkaki kidal ini juga sempat berguru di Uruguay bersama Timnas SAD Indonesia.

Dia pun juga pernah merumput bersama klub Belgia, CS Vise di musim 2012 lalu. Dimana Arema FC adalah klub profesional pertama Yericho di Indonesia. Dia bergabung bersama klub kebanggaan warga Malang ini pada tahun 2013 lalu.

Yericho Cristiantoko mempunyai semangat luar biasa untuk merintis karir di Indonesia. Arema FC juga merupakan salah satu klub kesayangan Yericho. Ya, ini karena Yericho Cristiantoko memang asli putra daerah, Malang. Dia pun sempat bermain untuk klub Akademi Arema. Namun sayangnya, dia hanya bisa bermain 1 musim saja. Kepercayaan itu tidak kunjung tiba.

Saat itu, posisi bek kiri dalam skuad Arema FC memang sudah sangat penuh. Selain ada nama Ahmad Alfarizi, Arema FC juga mempunyai Thierry Gathuessi.

“Saat itu, saya belum dapat memperlihatkan performa terbaik akibat cedera lutut.”ungkap Yericho Cristiantoko.

Yericho Cristiantoko akhirnya hanya bertahan 1 musim dalam skuad Arema. Dia pun “hilang” akibat menjalani operasi lutut. Dia pun harus memulai karir dari 0. Dia mulai karirnya dengan klub-klub Liga 2 Indonesia yaitu PSS Sleman, PSBK Blitar, Sriwijaya FC dan Kalteng Putra.

Joko Sasongko

Salah satu pemain Pelita Jaya yang musim 2013 bergabung ke Arema FC adalah Joko Sasongko. Dia juga datang dengan label pemain Timnas U23 untuk periode 2011 s/d 2013.

Selama masa persiapan bersama Arema FC, dia tampil memukau dan menjadi bintang dalam sejumlah partai uji coba. Maklum saat itu, banyak pemain asing atau naturalisasi Arema yang belum bisa bergabung. Saat itu, Joko Sasongko adalah eksekutor bola mati sekaligus kreator serangan utama Arema FC.

Namun setelah pemain Arema FC saat itu lengkap. Dia pun perlahan mulai tersisih. Apalagi saat itu, pelatih Rahmad Darmawan memang serang menerapkan formasi tanpa sosok gelandang serang. Akhirnya, Joko pun hanya tampil 10 kali saja.

Linda

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.