Pasca Audit, Barcelona Umumkan Defisit Pemasukan

0
30

Sulit rasanya untuk tetap bersikap optimis ketika membicarakan raksasa Spanyol, Barcelona. Selain utang yang menumpuk hingga 1,35 milyar euro, Barcelona baru saja mengumumkan jika total kerugian mereka di musim 2020/21 silam mencapai 481 juta euro setelah pajak.

Tidak sesuainya proyeksi pemasukan berbanding pengeluaran sangat kentara. Pasalnya Barcelona merencanakan pemasukan di kisaran 828 juta euro musim lalu. Akan tetapi pada akhirnya mereka hanya mendapat pemasukan 628 juta euro dengan pengeluaran 1,1 milyar euro, yang membuat defisit mencapai angka 481 juta euro.

Kendati banyak yang berpikir jika kerugian tersebut dpengaruhi oleh pandemi COVID-19, nyatanya hasil audit tidak mengatakan demikian. Penutupan fasilitas klub untuk publik dan tiket pertandingan hanya merugikan Barcelona sebesar 92 juta euro, hanya sekita 20% dari total kerugian. Jika pandemi tidak terjadi, Barcelona masih tetap akan merugi 390 juta euro.

Pengeluaran yang tidak terkontrol dari segi transfer pemain serta gaji disinyalir menjadi alasan utama defisit yang dialami Barcelona. Perlu diketahui jika pengeluaran Barcelona musim lalu mengalami kenaikan 19% dari musim 2019/20. Bahkan nilai pasar klub dilaporkan mengalami penurunan drastis sebesar 451 juta euro hingga berita ini diturunkan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini