Menang Dramatis Atas Sassuolo, Mourinho Seperti Anak-Anak

0
24
Mourinho
Italy24

Jose Mourinho mengakui perasaan bahagianya yang bak anak-anak, ketika merayakan gol kemenangan AS Roma atas Sassuolo dengan skor 2-1, Senin (13/9) dini hari WIB.

Giallorossi berada di ujung tanduk ketika menjamu Neroverdi, setelah gol Bryan Cristante disamakan oleh Filip Djuricic. Tuan rumah juga diserang terus, namun berhasil keluar dari tekanan dan meraih kemenangan lewat gol telat Stephan El Shaarawy pada menit-menit injury time.

Itu terasa semakin manis bagi Mourinho, yang sedang menjalani pertandingan ke-1000-nya sebagai pelatih, dan itu diakui olehnya.

“Selama sepekan, saya membohongi diri sendiri dengan mengatakan kepada semua orang bahwa ini bukanlah laga spesial. Saya mencoba meyakinkan diri sendiri bahwa ini tidak spesial, namun memang iya, bahwa ini spesial,” kata sang manajer asal Portugal, dikutip dari Football-Italia.

“Itu adalah pertandingan dengan angka yang spektakuler, yang akan selalu saya ingat hingga hari terakhir dalam hidup saya. Saya sangat takut bahwa itu akan berakhir dengan kekalahan.”

Sang juru taktik juga memberi kredit kepada kompatriotnya, Rui Patricio, yang dengan tangguhnya mengawal gawang Roma di sepanjang laga, mencegah Sassuolo untuk berbalik unggul.

“Itu sensasi yang luar biasa. Itu bisa menjadi 6-6 atau 7-7, Sassuolo juga bisa menang 2-1, namun Rui membuat banyak penyelamatan luar biasa. Itu memanglah sebuah laga yang luar biasa,” sambung Mou.

“Beruntungnya kami menang dan saya berlari seperti anak-anak. Saya tidak merasa seperti orang tua berusia 58 tahun malam ini, saya merasa seperti 14 tahun – usia ketika Anda mulai bermimpi tentang karier di dunia sepak bola.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini