BerandaLiga Eropa LainnyaLiga ChampionsMan City Gagal Juara UCL, Guardiola Jelaskan Taktiknya

Man City Gagal Juara UCL, Guardiola Jelaskan Taktiknya

Manchester City harus gagal juara Liga Champions usai dibekuk Chelsea di pertandingan final pertama mereka. Sang manajer, Pep Guardiola pun menjelaskan taktiknya dalam laga ini.

Laga akbar final Liga Champions baru saja selesai digelar. Pertemuan Manchester City vs Chelsea menyuguhkan tontonan seru di Estadio Do Dragao, Minggu (30/05) dini hari WIB tadi.

Dalam starting line-up yang diturunkan City, memang keputusan taktikal Pep Guardiola patut dipertanyakan. Karena dia memilih Ilkay Gundogan yang biasanya gelandang tengah, menjadi holding midfielder.

“Saya pelatihnya, saya yang mengambil keputusan karena para pemain saya berkualitas di setiap area. Gundogan juga tidak asing dengan posisinya di starting line-up. Dia memiliki kecepatan dan mampu menjaga kedalaman dan tidak mengecewakan,” kata Guardiola dilansir dari The Athletic.

“Pada babak kedua kami tampil brilian dan menciptakan beberapa peluang yang membahayakan mereka. Sayang, tidak ada gol yang terjadi hingga pertandingan berakhir,” jelasnya lagi.

Kekalahan 0-1 dari Chelsea di final Liga Champions, membuat Man City kini mengantongi dua trofi, yakni juara Liga Inggris dan Piala Liga Inggris untuk musim 2020/2021.

Jan Sepele Manalu
Football Addict, Jago FIFA, Suka Main Football Manager. Mantan jurnalis sebuah portal berita olahraga dengan spesialisasi sepak bola. Suka menulis informasi berita, feature, semi-analisis atau analisis panjang tentang sepak bola. Sedari lahir sudah Romanisti. Forza Roma.
Kabar Bola Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini