Situs Berita Bola Terlengkap di Indonesia
Beranda » Liverpool Bisa Seperti Barcelona

Liverpool Bisa Seperti Barcelona

27 0
Liverpool Bisa Seperti Barcelona

Inggris – Liverpool yang telah memenagkan gelar piala Super Eropa dan Piala Dunia klub FIFA musim ini.

Dari klasemn semantara di Liga Inggris Liverpool  merada di posisi puncak dengan poin 73 berbeda 22 poin dengan posisi ke dua yaitu Manchester City , dan belum pernah mendapatkan kekalahan dari setiap pertandingan di Liga Inggris.

Liverpool sekarang tinggal membutuhkan enam kemenangan lagi , untuk mengunci gelar juara pertama kalinya di Liga Inggris, dalam waktu 30 tahun. meraka masih berjuang untuk Juara di Liga Champions , Piala FA.

Hal itu tentu adalah pencapaian prestasi yang luar biasa klub Liverpool dan Juergen klopp dalam beberapa musim terakhir . Pemain Liverpool Dejan Lovren ,mengatakan semuanya telah sempurna di musim ini ,dia berharap Liverpool dapat meniru Barca di era pelatih masih Pep Guardiola yang bisa banyak mendapatkan piala .

“Saya sudah berada di Liverpool sejak awal dengan Juergen Klopp dan butuh waktu cukup lama , dua atau tiga tahun untuk membangun segalanya.” ujar Dejan Lovren .

“Katakanlah kami meraih gelar domestik tahun ini atau mungkin bahkan tahun lalu tetapi kami harus kehilangan satu poin, Sekarang kami saling memahami  apa yang kami butuhkan ada apa yang kami inginkan ,”

“Dan saya terutama ingin , bahwa kami diingat seperti tim Barcelona (era Pep Guadiola) yang merah banyak tropi dalam kurun waktu empat tahun.”

“Mengapa kita tindak melakukan itu ? Saya pikir kita bisa melakukannya dan saya ingin kita di kenang sebagai salah satu tim terbaik yang pernah bermain,tidak hanya untuk tahun ini tetapi untuk bertahun-tahun.” ujarnya

“Ini bukan kebohongan. Merupakan suatu kehormatan untuk berada di ruang ganti dan melihat wajah-wajah tersenyum, tapi ini bukan tentang itu, ini tentang bagaimana kita masih bereaksi di tempat latihan,” tambahnya.

“Kami masih lapar, masih serakah, inilah yang membuat kami istimewa.

“Saya pikir banyak tim lain akan merasa sudah juara dengan keunggulan 22 poin, tetapi kami tidak melihat 22 poin ini.

“Kami hanya fokus pertandingan demi pertandingan dan ini saya pikir adalah cara paling sederhana untuk menjadi yang terbaik.

“Ini adalah pengalaman yang baik juga untuk pemain muda, untuk memahami bahwa jika Anda berada di atas, Anda masih harus bekerja sekeras jika Anda berada di posisi tengah atau di posisi terakhir.

“Tentu saja saya ingin berada di tim yang memenangkan banyak trofi. Saya merasa punya banyak tahun untuk diberikan dalam sepak bola profesional. Umur saya 30 tahun, jadi lima tahun lagi,” tutupnya

Agus

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.