Situs Berita Bola Terlengkap di Indonesia
Beranda » Kisah Kegagalan Riquelme di Barcelona

Kisah Kegagalan Riquelme di Barcelona

16 0

Juan Roman Riquelme disebut sebagai salah satu playmaker terbaik yang pernah ada dalam sejarah. Namun mantan pemain asal Argentina ini pernah mengalami sebuah cerita menyedihkan ketika masih membela tim asal Spanyol yaitu Barcelona.

Seperti diketahui bahwa Riquelme sendiri mulai bersinar pada musim 1996 yang lalu bersama Boca Juniors. Ia mampu membawa Argentina U-20 menjadi juara di Piala Dunia. Dan membuat Boca menjadi tim yang ditakuti dan selalu mendominasi di ajang domestic maupun ketika di ajang Copa Libertadores.

Dan pada 2002 yang lalu ia resmi menjadi pemain Barcelona setelah ditebus dengan harga 11 juta paun. Harga yang cukup mahal ketika itu. ia datang dengan reputasi besar setelah menghabiskan enam musim dengan gemilang bersama denga mantan tim sebelum nya.

Publik Camp Nou pun menaruh harapan besar dipundak Riquelme. Akan tetapi semua nya berubah ketika penampilan sang playmaker tidak maksimal karena memang tidak dipasang dalam posisi natural nya.

Ambrul-adulnya Ruang Ganti Barcelona

Ketika Riquelme datang, saat itu Balugrana dilatih oleh Louis van Gaal. Dan pelatih asal Belanda itu berkatak dengan terus terang bahwa ia tidak menginginkan Riquelme bergabung dengan tim nya. Hal itu diceritakan oleh sang pemain sendiri, ia menyebut dari hal itulah semua masalah dimulai.

“Sejujurnya saya (Van Gaal) sama sekali tidak meminta anda berada di sini. Saya tidak ingin kamu datang ke Barcelona,” ungkap Riquelme dilansir Mundo Deportivo.

“Menurut saya, kamu (Riquelme) merupakan pemain terbaik ketika bola ada di kaki anda. Anda bisa meneruskan bola itu ke pemain depan dengan bagus dan menrancang serangan yang brillian. Akan tetapi ketika kami tidak mendapatkan bola. Maka kami hanya  bermain dengan 10 orang,” jelas Riquelme mengenang perkataan Van Gaal.

Kepergian Riquelme

Pada musim itu Van Gaal lantas dipecat, sebab peforma tim nya tidak sesuai dengan harapan. Dan ia digantikan oleh Radomir Antic. Dengan pelatih asal Kroasia ini, Riquelme sempat menjadi pemain utama sebelum kekalahan 3-0 melawan Sevilla di Camp Nou yang membuat kapten Barca saat itu murka dan menyuruh pelatih nya mencadangkan Riquelme.

Dimusim berikut nya Riquelme memutuskan untuk hengkang ke Villareal. Dan di sana ia baru bisa menampilkan peforma terbaik nya karena ditempatkan di posisi alami nya.

Renata

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.