Situs Berita Bola Terlengkap di Indonesia
Beranda » Keputusan Buruk Fabregas Tinggalkan Arsenal

Keputusan Buruk Fabregas Tinggalkan Arsenal

18 0

Cesc Fabregas mengawali karirnya sebagai pemain di akademi Barcelona. Namun karirnya tidak bersinar sehingga namanya tak begitu dikenal kala itu. Meski demikian Arsenal membuat langkah besar dengan berani mendatangkan Fabregas. Akhirnya ia tertarik dan bergabung ke London pada tahun 2003.

Perjalanan karirnya cukup rumit, awal debutnya bersama Arsenal ia menjadi pemain yang tak percaya diri. Namun meski perlahan Fabregas berhasil berkembang hingga Arsenal membesarkan namanya menjadi salah satu pemain bintang di dunia.

Delapan tahun bermain bersama klub yang membesarkan namanya. Hingga pada awal 2011 ia memberi keputusan yang cukup kontroversial yakni mengakhiri kariernya bersama Arsenal. Ia memilih pinangan Barcelona, meski saat itu ia diserang kritik keras.

Namun nasib buruk menimpanya. Bermain kembali di Barcelona tak membuat karirnya lebih bersinar. Bahkan karirnya terus memburuk dan ia dicap sebagai pemain yang gagal.

Akibat penampilannya yang memburuk ia tak mendapatkan tempat di Barcelona. Beruntungnya masih ada klub yang menawarinya bergabung saat itu yakni Chelsea. Chelsea memberikan ia kesempatan bermain kembali di Premier League dan penampilannya cukup meningkat. Setelah beberapa musim membela The Blues ia beralih ke AS Monaco hingga saat ini.

Sejauh ini keputusan Fabregas meninggalkan Arsenal masih mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Hal ini selalu dikaitkan dengan perjalanan karir Fabregas yang memburuk akibat meninggalkan Arsenal kala itu. Menurut kabar yang beredar perbuatan Fabregas cukup membekas terlebih disaat hengkangnya disaat Arsenal dalam masa yang sulit.

Dedikasi Fabregas Untuk Arsenal

Meski beberapa pihak merasa demikian, berbeda dengan penjelasan analis Express, Paul Merson. Menurut Paul Merson, keputusan Fabregas saat itu merupakan keputusan yang sulit. Selain sulit meninggalkan Arsenal, cukup berat jika harus menolak tawaran timnya semasa muda.

“Saya bisa memahami keputusan Fabregas dengan memilih memulai karir kembali di Barcelona saat itu. Sejauh ini hampir musatahil ada pemain yang menolak tawaran untuk bermain di Barcelona atau Real Madrid,” kata Paul Marson kepada Sky Sports.

“Meski keputusannya saat itu cukup unik karena Barcelona merupakan tim yang tak menginginkannya di masa muda.”

Meski banyak pihak menilai Fabregas mengambil keputusan yang salah dengan meninggalkan Arsenal. Paul Merson menambahkan bahwa Fabregas tak meninggalkan kekecewaan di Arsenal. Pasalnya sang striker telah mengabdi selama delapan tahun dan telah memberikan segalanya untuk Arsenal. Termasuk selalu berjuang untuk mendapatkan trofi di timnya, meski pergerakan klubnya cukup lambat.

 

Teresya

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.