Situs Berita Bola Terlengkap di Indonesia
Beranda » Impian Aneh Pelatih Barcelona

Impian Aneh Pelatih Barcelona

35 0

Raksasa La Liga yaitu Barcelona diketahui memiliki pelatih yang cukup nyentrik yakni Quique Setien. Ia bahkan memiliki impian yang cukup aneh bagi seorang pelatih. Hal itu akan terjadi jika dirinya mampu mengantarkan Blaugrana menjuarai trofi bergengsi seperti La Liga ataupunLiga Champions.

Seperti diketahui bahwa mantan pelatih Real Betis ini datang ke Barca beberapa bulan yang lalu. Ia menggantikan peran dari Ernesto Valverde yang dipecat karena mereka memperoleh hasil buruk dalam beberapa laga terakhir. Terbukti jika Setien membawa dampak yang cukup bagus bagi tim asal Catalan itu.

Sebab sejauh ini, meski pun tim nya masih belum tampil dengan konsisten tetapi mereka tetap bisa menjadi pemuncak klasemen sementara La Liga. Akan tetapi saat ini Liga harus dihentikan akibat pandemi Corona yang saat ini tengah menyerang Spanyol.

Mimpi Setien

MADRID, SPAIN – MARCH 01: Quique Setien, Head Coachof Barcelona reacts during the Liga match between Real Madrid CF and FC Barcelona at Estadio Santiago Bernabeu on March 01, 2020 in Madrid, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images)

Meskipun kompetisi masih belum pasti kapan akan kembali digelar, namun ia sudah tau apa yang akan dilakukan ketika membawa tim nya menjadi juara Liga Champions dan La Liga. Ia mengaku akan memamerkan trofi tersebut kepada domba yang ada di kampung halaman nya.

“Saya sudah menekankan kepada semua pemain bahwa kita tidak memiliki banyak waktu. Kita tetap harus berjuang, saya terlalu terburu-buru bisa membawa tim ini menjadi juara,” ungkap Setien.

“Dan seandainya kami mampu menjadi juara dalam ajang Liga Champions dan La Liga maka saya akan membawa trofi itu ke kampung halaman saya dan berjalan menyusuri jalanan dengan banyak kambing . Itu adalah impian saya sejak dulu, membawa trofi ke kampung saya,” ujar nya dilansir TV3.

Harapan Setien                                   

Seperti diketahui bahwa La Liga sendiri belum bisa dipastikan akan bisa kembali kapan. Atau kemungkinan terburuk adalah kompetisi dihentikan. Akan tetapi pelatih asal Spanyol ini mengaku bahwa ia akan lebih senang jika juara liga ditetukan dengan bermain di atas lapangan.

“Kami memang unggul dua poin dari posisi runner-up. Namun saya rasa hal itu belum cukup untuk membuat kami menjadi juara. Situasi nya saat ini serba sulit, saya tentu tidak akan merasa sudah memegang gelar juara,”

“Saya sadar jika kondisi ini bisa semakin memburuk. Saya berharap para pihak yang terkait bisa segera menemukan cara untuk bisa mengatasi secepatnya. Agar kami bisa kembali ke kehidupan normal seperti biasanya,” tutupnya.

Renata

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.