Situs Berita Bola Terlengkap di Indonesia
Beranda » Haruna : Semoga PT LIB Tidak Salah Manuver Lagi!

Haruna : Semoga PT LIB Tidak Salah Manuver Lagi!

25 0

Haruna Soemitro, Direktur Laskar Sape Kerap Madura United, berharap banyak pada jajaran baru direksi sekaligus komisaris baru PT LIB (Liga Indonesia Baru). Pria yang baru saja menjadi anggota Exco (Komite Eksekutif) PSSI itu meningkatkan supaya para petinggi operator Liga 1 tidak melakukan manuver salah atau melebihi wewenang yang ada.

“Saat ini, beban justru ada di pundak para petinggi PT LIB. Terutama dalam hal proses eksekusi kebijakan PSSI yang mempunyai keinginan untuk meneruskan kompetisi.”ungkap Haruna.

“Kemudian, tinggal apakah mereka sanggup atau tidak? Itu semua masih akan kami tunggu. Supaya manuvernya tidak lagi berlebihan.”tambahnya.

Offside

Pernyataan Haruna Soemitro tentang maneuver berlebihan penuh dengan syarat dan makna. Mantan manajer klub Madura United itu tidak terlalu menjelaskan secara terperinci, ungkapan itu ditujukan pada siapa.

“Mudah-mudahan di bawah pengurusan baru, PT LIB dapat jauh lebih solid dan kompak. Terutama dalam hal menyambut kondisi yang benar-benar tidak dapat berjalan normal seperti sekarang ini.”tutur Haruna Soemitro.

Adapun di dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) Luar Biasa yang dilakukan oleh PT LIB, Sabtu (13/6) lalu. Akhmad Hadian Lukita ditetapkan menjadi Dirut (Direktur Utama) PT LIB. Kemudian Juni Rachman sebagai Komisaris Utama, dan juga Andogo Wiradi serta Leo Siegers menjadi Komisaris Perusahaan yang telah berdiri sejak 2017 lalu itu.

“Bagi saya, dengan seluruh dinamika yang terjadi, fakta memperlihatkan jika PSSI sudah melakukan seleksi secara internal pada sejumlah kandidat yang diajukan. Hasil RUPS ini menjadi bukti jika Direktur Utama (Dirut) PT LIB sudah tidak kosong lagi. Itu menjadi hal yang sangat penting.”ungkap Haruna.

  • Direktur Utama = Akhmad Hadian Lukita.
  • Direktur Bisnis = Rudy Kangdra.
  • Direktur Operasional = Sudjarno.
  • Direktur Keuangan = Anthony Chandra Kartawiria.
  • Komisaris Utama = Juni Rachman.
  • Komisaris
    • Endri Erawan.
    • Ferry Paulus.
    • Munafri Arifuddin.
    • Andogo Wiradi.
    • Leo Siegers.

Siapa Akhmad Hadian Lukita?

Ketika ditelusuri, tidak ada rekam jejak dari Akhmad Lukita yang bisa ditemukan. Pria ini diketahui berusia 55 tahun dan lahir di Bandung.

Akhmad Lukita mempunyai pengalaman puluhan tahun dalam bidang penelitian atau konsultan informasi teknologi, telekomunikasi, manajemen, pengembangan bisnis, energy dan enterprise architecture.

Dia pernah menjadi Presiden IFOS (Indonesia Formula One Society) di tahun 1999. Kemudian juga menjadi Ketua Paguyuban Karyawan SBM ITB di tahun 2007. IFOS sendiri merupakan paguyuban untuk para pecinta F1 di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.