Situs Berita Bola Terlengkap di Indonesia
Beranda » Gelandang Barcelona Merasa Dipermainkan Oleh Timnya

Gelandang Barcelona Merasa Dipermainkan Oleh Timnya

5 0

Salah satu gelandang Barcelona akhir-akhir ini memang menjadi topik pembicaraan di media. Bukan karena prestasi yang gemilang, melainkan karena kontroversi. Adalah Arthur Melo, pemain asal Brazil yang diklaim melakukan pemberontakan terhadap tim nya sendiri di musim ini.

Seperti diketahui bahwa Arthur sendiri kabar nya menolak untuk kembali ke Barcelona. Ia memilih untuk tetap berada di Brazil sambil berlibur. Padahal saat ini ia sudah dijadwalkan untuk mengikuti tes virus corona lalu berlatih menjelang laga Liga Champions pada Agustus mendatang.

Namun pemberontakan yang dilakukan oleh Arthur didasarkan dengan alasan yang logis. Dia pun merasa bahwa dirinya tidak dihormati oleh pihak klub. Hal itu dengan memaksa ia hengkang menuju Juventus sebagai bagian dari transfer Miralem Pjanic ke Blaugrana akhir bulan yang lalu.

Sudah Berikan Segalannya

Saat ini Arthur diklaim sudah kecewa berat dengan pihak Barca yang menendang nya secara sepihak. Sebab dirinya sudah melakukan semua yang ia miliki. Ia bekerja dengan keras, berkembang dan memberikan yang terbaik setiap kali mendapatkan kesempatan untuk bermain di atas lapangan.

Sebelum nya sang pelatih yaitu Quique Setien juga puas dengan peforma pemain berusia 23 tahun itu. Bahkan sang pelatih memuji nya atas peforma nya ketika dikalahkan oleh Real Madrid. Ia juga selalu bermain sebelum kompetisi dihentikan karena corona. Oleh sebab itu ia merasa diperlakukan tidak adil.

Sebab disaat dirinya mulai merasakan nyaman bermain bagi barca dan hidup di kota Catalunya, ia justru dipaksa untuk angkat kaki. Dirinya pun tidak terima dengan perlakukan yang ia dapatkan dengan melakukan pembangkangan.

Catatan yang Impresif

Perkembangan yang dilakukan oleh Arthur sebenar nya tidak hanya melalui pujian sang pelatih. Sebab menurut statistik ia mengalami peningkatan di setiap musim nya. Dimusim pertama nya ia hanya mampu mencatatkan dua assist. Sementara di musim ini ia sudah mencetak empat gol dan ampat assist.

Tentu sebuah capaian yang cukup bagus, mengingat dirinya saat ini masih muda. Selain itu ia juga diyakini masih bisa berkembang dengan besar. Sehingga penjualan ini punmenuai banyak kontra. Sebab dibandingkan dengan Arthur, Pjanic sendiri sudah berusia 30 tahun.

Dengan usia itu maka dipastikan bahwa permainan terbaik dari sang pemain sudah lewat. Selain itu diriya juga sudah tidak bisa berkembang lagi karena faktor usia yang sudah cukup tua.

Renata

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.