BerandaEuro 2020EURO 2020: Analisis Peta Kekuatan Grup F

EURO 2020: Analisis Peta Kekuatan Grup F

Menyambut datangnya turnamen antarnegara terbesar di benua Eropa, Euro 2020, kami merangkum peta kekuatan dari grup tersulit yang ada, Grup F.

Ini merupakan grup neraka karena Jerman, Prancis, dan Portugal dipaksa untuk tergabung dalam satu grup, selagi Hungaria selalu menyimpan kejutan untuk bisa membunuh tim-tim besar.

Jerman

Der Panzer yang sekarang mungkin bukanlah yang kuat pada tahun 2014 ketika mereka berhasil menjadi juara dunia dengan Toni Kroos, Manuel Neuer, Thomas Muller, dan Mats Hummels berada di puncak kariernya.

Mereka semua masih ada di skuat pada turnamen ini, dengan Muller dan Hummels baru kembali setelah dua bulan absen, selagi Neuer masih membuktikan ketangguhannya di Bayern Munich.

Kendati demikian, mereka telah melalui turnamen-turnamen teranyar dengan buruk, termasuk tersisih di babak grup pada Piala Dunia 2018. Jerman juga telah dipermalukan oleh Spanyol dengan skor 0-6 di UEFA Nations League tahun lalu, selagi tunduk dari negara antah berantah Makedonia Utara dengan skor 1-2 pada jeda internasional bulan Maret lalu.

Kekuatan utama Die Mannschaft ada di lini tengah, dengan diperkuat oleh Kroos, Joshua Kimmich, Leon Goretzka, dan Ilkay Gundogan, mereka mungkin memiliki lini tengah terbaik di turnamen ini.

Selanjutnya, Joachim Low akan mundur apa pun hasil dari turnamen ini. Itu mungkin sudah terlalu telat beberapa tahun, namun ia akan berharap untuk bisa meninggalkan warisan yang sesuai untuk suksesornya, Hansi Flick.

Jerman mungkin bukan lagi tim favorit untuk menjadi juara sebuah turnamen, namun penampilan yang gemilang dan solid bisa menjadi sangat berguna bagi Flick untuk meneruskan tim ini.

Prancis

Kita berbicara tentang tim juara dunia yang memiliki skuat terbaik di sepak bola internasional. Mereka adalah favorit juara untuk mengulang kesuksesan dari Zinedine Zidane dan kolega pada tahun 1998 dan 2000 ketika mengawinkan Piala Dunia dan Euro.

Sulit untuk tidak membicarakan Prancis sebagai calon juara, sebab mereka memiliki tim yang sangat siap untuk menaklukkan siapa pun yang menghalangi jalan mereka.

Hugo Lloris, dengan kepemimpinannya, masih menjadi acuan di bawah mistar gawang, sedangkan bek berpengalaman Raphael Varane bisa dipasangkan dengan para defender muda seperti Presnel Kimpembe, Jules Kounde, atau Clement Lenglet yang kualitasnya bukan main.

N’Golo Kante, calon peraih Ballon d’Or 2021, akan menjadi mesin di lini tengah bersama dengan Paul Pogba. Selagi performa Antoine Griezman di tahun ini telah memberikan kepercayaan diri kepadanya untuk turnamen ini. Belum lagi dengan kembalinya Karim Benzema yang akan tampil lagi untuk Les Blues setelah absen enam tahun.

Jika gagal untuk menembus semifinal saja, maka itu akan dianggap sebagai kegagalan bagi tim besutan Didier Deschamps, yang berpotensi menjadi pemain dan pelatih pertama yang berhasil mengawinkan gelar Piala Dunia dan Euro.

Portugal

Ini adalah salah satu kandidat juara lainnya. Selecao das Quinas merupakan juara bertahan dari Euro edisi sebelumnya pada tahun 2016, dan mereka memiliki skuat yang lebih kuat dibandingkan lima tahun lalu.

Pelatih Fernando Santos telah mengantarkan mereka menjadi juara dengan modal ketangguhan pertahanan, dan gaya itu nampaknya akan terus dipertahankan olehnya, meski ia memiliki lini serang yang mewah.

Namun Portugal melalui babak kualifikasi dengan buruk, karena finis di urutan kedua di grup di belakang Ukraina, dan hanya unggul tiga poin dari Serbia yang berada di peringkat ketiga. Mereka juga dipastikan bakal gagal mempertahankan gelar juara UEFA Nations League karena tak mampu menyaingi Prancis.

Kendati begitu, Portugal tetap perlu diwaspadai dengan para pemain sekaliber Bruno Fernandes, Diogo Jota, Bernardo Silva, dan Ruben Dias yang tampil dengan brilian di klubnya masing-masing di Premier League.

Selain itu, Cristiano Ronaldo juga telah kembali membuktikan ketajamannya dengan merengkuh gelar capocannoniere alias top skor Serie A setelah mengukir 29 gol bersama tim Juventus yang bobrok.

Selecao das Quinas berpotensi untuk mengulang kesuksesan negara serumpunnya, Spanyol, yang menjadi satu-satunya negara yang mampu mempertahankan gelar Euro.

Hungaria

Di atas kertas, Hungaria mungkin dianggap sebagai tim anak bawang di grup ini, namun mereka menyimpan kemampuan untuk menundukkan siapa saja.

Lima tahun lalu, Hungaria tergabung dalam grup yang sama dengan sang juara Portugal, dan mereka berhasil keluar sebagai juara di grup itu.

Saat ini, Hungaria memiliki bintang seperti Dominik Szoboszlai, yang mencetak gol kemenangan di babak play-off atas Islandia dan memastikan kelolosan mereka ke Euro 2020, namun sayang, sang pemain RB Leipzig bakal absen di sini kraena cedera.

Kendati begitu, mereka masih memiliki para bintang lain dari Die Roten Bullen seperti kiper Peter Gulacsi dan defender Willi Orban, yang menciptakan salah satu lini pertahanan terbaik di Bundesliga.

Selain itu, Adam Nagy, Roland Sallai, dan Adam Szalai bisa menjadi pemain kunci yang diandalkan di sisi lain lapangan. Mereka juga memiliki modal yang bagus setelah menjuarai grup mereka di UEFA Nations League tahun lalu, dan meraih tiket promosi ke Liga A untuk pentas berikutnya.

Leonardo Sukamto
Love to cycling, movie enthuasiast, football addict.
Kabar Bola Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini