BerandaEuro 2020EURO 2020: Analisis Peta Kekuatan Grup D

EURO 2020: Analisis Peta Kekuatan Grup D

Turnamen bergengsi Benua Biru, Piala Eropa 2020 akan segera dihelat dalam beberapa hari ke depan. Selama sebulan penggila bola seluruh dunia akan memasang mata pada tim-tim nasional terbaik Eropa. Sudah siap menyaksikan laganya? Berikut kami berikan gambaran tentang peta kekuatan para peserta di Grup D.

INGGRIS

Ini mungkin menjadi waktu yang tepat bagi Inggris meraih kejayaan di eropa. pasalnya pasukan Gareth Southgate disesaki pemain muda penuh talenta dan bergabung dengan pemain senior penuh pengalaman dan jam terbang.

Southgate punya banyak pilihan di lapangan dan di bvangku cadangannya. Setidaknya nama-nama muda berbakat model Jadon Sancho, Bukayo Saka, Phil Foden, Mason Mount akan membaur dalam kekuatan seniornya seperti Harry Kane, Raheem Sterling hingga Jordan Henderson.

Inggris cukup diunggulkan menjuarai grup. namun harus diingat bahwa tidak semua turnamen mudah dilalui oleh mereka. Dan seperti kebiasaan, Piala Eropa selalu penuh kejutan pada tim-tim unggulan.

Hanya jika mereka konsisten dan menembus perempat final, mungkin, peluang mereka menjuarai akan sedikit lebih besar. Menjaga tim dalam komposisi seimbang dan tidak dimakan badai cidera menjadi PR Southgate yang paling utama.

KROASIA

Kroasia dalam tekanan sekarang. Nama besar Inggris akan membuat perjalanan mereka di grup akan lebih berat. Ditambah sejumlah pilarnya saat memperkuat Piala Dunia 2018 lalu telah meninggalkan tim nasional karena pensiun.

Mereka jelas telah berubah dari momen bersejarah itu. Lebih banyak diwarnai perjalanan kelabu daripada keemasan. Namun Kroasia bukanlah tim remeh yang patut dipandang sebelah mata. Mereka tetap Kuda Hitam yang bisa menjadi kejutan bagi siapapun lawannya.

Kehilangan sosok vital yang pensiun seperti Mandzukic, Subasic, dan Rakitic memang akan membuat permainan mereka sedikit berbeda. Dan harapan tunggal kini murni disandang pelatihnya, Zlatko Dalic yang dianggap mampu meramu kaki-kaki segar pemuda Kroasia hingga berhasil maju sejauh ini ke putaran final Piala Eropa 2020.

Tim Kroasia bisa melewati masa penyisihan dengan cukup moncer. meski kalah dari Wales, Hungaria dan Azerbaijan namun mereka menjadi pemuncak klasemen akhir dan lolos sebagai juara grup.

Pelatih Dalic pasti kembali menggunakan anak-anak mudanya untuk menghadapi persaingan keras di sini. Inggris mungkin sulit dilewati, namun target pertama adalah meraih kemenangan dari Inggris di laga pembuka. Jika itu berhasil dilakukan maka mengumpulkan empat poin sisa bisa lebih mudah mereka lakukan.

Meski bukan tim favorit meraih gelar, akan tetapi Kroasia juga bukan tim lemah. Apalagi jika para pemainnya menjadikan momen ini sebagai ajang jual diri untuk direkrut klub-klub top Eropa di bursa musim panas. Pasti pertandingan akan berjalan lebih joss.

SKOTLANDIA

Tim lain yang diprediksi bisa tampil dan memberi kejutan adalah Skotlandia. Deretan pemainnya cukup kenyang pengalaman di liga lokal dan luar Skotlandia. Sehingga dalam gelaran ini mereka dijamin tidak menjadi unggulan.

Namun, itu bisa menjadi nilai plus mereka sebab dapat membuat anak-anak muda tersebut bermain lebih lepas dan santai dalam turnamen penuh beban ini. Ini juga menjadi sejarah sebab lolosnya mereka terjadi terakhir di turnamen besar pada Piala Dunia 1998 lalu.

Mereka dapat saja mengambil keuntungan dengan mengincar posisi ketiga klasemen dan berharap lolos dari jalur sana. Karena itu adalah skema yang paling masuk akal baginya. Untuk itulah dalam laga pembuka, mengalahkan Republik Ceko menjadi sebuah kewajiban. Ini sepertinya bukan misi mustahil dilakukan. Mengingat kondisi lawan sedang limbung.

Skotlandia akan memilik peluang kejutan lebih besar jika mereka bisa lolos sampai ke babak 16 Besar. Meski tidak diunggulkan dan dianggap tim penggembira, jangan lupa mereka selalu tampil menyulitkan saat bertemu tim-tim besar.

REP. CEKO

Mungkin Republik Ceko menjadi tim yang agak dingin menyongsong gelaran Piala Eropa kali ini. Mereka kehilangan identitas bahkan seperti kurang semangat memasuki putaran final ini.

Wajar, para pengamat sama sekali tidak memberikan kredit pada skuad mereka. Meski tetap bukan lawan remeh, namun mereka dianggap sebagai tim penggembira dan kurang mempunyai porsi gahkan untuk lolos dari fase grup.

Dengan sebagian besar anggota timnya dari klub Slavia Prague, permainan dan skema tim ini sebenarnya sudah mudah terbaca. Jika mereka masih tetap mengandalkan skema permainan lama, bukan tidak mungkin jika republik Ceko hanya akan menjadi pelengkap kebahagiaan tim lain di grup ini. Alias, tampil sebagai lumbung gol dan menghuni juru kunci Grup D.

 

Sahala Sirait
Menulis sejak tamat TK, menyukai sepakbola sejak celana biru tua, dan mencari kerja juga dari dunia kuli tinta. Pepatah bilang, "Sepandai-pandainya Alex Ferguson, tidak akan bisa membawa MU juara Liga Belanda."
Kabar Bola Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini