Situs Berita Bola Terlengkap di Indonesia
Beranda » Bukti Marko Simic Walau Ditolak Memperkuat Timnas Kroasia

Bukti Marko Simic Walau Ditolak Memperkuat Timnas Kroasia

28 0

Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, telah mampu berikan kontribusi lebih untuk timnas U-21 Kroasia meskipun dirinya pernah ditolak. Seperti diketahui, baru-baru ini Marko Simic mengakui pernah ditolak bergabung timnas Kroasia oleh pelatih Zlatko Dalic. Hal itu diungkapkan langsung oleh Marko Simic melalui Youtube Persija Jakarta, Jumat (17/4/2020).

Meski pernah ditolak bergabung di timnas Kroasia, namun siapa sangka pemain berusia 32 tahun tersebut telah berikan kontribusi lebih untuk negaranya. Dilansir dari Transfermakrt, Marko Simic mampu berikan satu gol dari tiga penampilannya bersama timnas U-21 Krosia.

Gol tersebut mampu diciptakannya ketika timnas U-21 Kroasia menghadapi timnas U-21 Montenegro pada ajang U-21 International Friendlies, 27 Maret 2009. saat itu, skuad Kroasia Muda tersebut masih diarsiteki oleh pelatih Drazen Ladic.

Melawan timnas U-21 Montenegro, Drazen Ladic menjadikan Marko Simic tampil sebagai starting lineup. Tak hanya itu, striker Persija dengan nomor punggung sembilan tersebut juga bermain dengan beberapa rekannya di Kroasia yang saat ini masih eksis memperkuat klub-klub eropa.

Pembuktian Marko Simic

Sebut saja seperti Dejan Lovren (Liverpool), Milan Badelj (Fiorentina), dan Mato Jajalo (Udinese) turut bermain dengan Simic ketika menghadapi timnas U-21 Montenegro. Marko Simic berhasil menciptakan gol pembuka untuk timnas U-21 Kroasia pada menit ke-40. Eks punggawa Melaka United tersebut berhasil mencetak gol melalui sundulan kepalanya.

Hingga waktu pertama usai, Simic berhasil membawa unggul 1-0 untuk timnas U-21 Kroasia. Memasuki pertandingan babak kedua, timnad U-21 Montenegro mencoba mencari gol penyeimbang. Skuad muda Montenegro tersebut pun bahkan mengganti tiga pemainnya sekaligus demi merubah strategi dan menambah kekuatan.

Alhasil, timnas U-21 Montenegro berhasil merubah skor menjadi 1-1 lewat strikernya, Bogdan Bogdanovic ketika laga baru berjalan 15 menit. Gol dari Bogdan tersebut ternyata merupakan gol terakhir yang mampu tercipta dalam pertandingan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.