Situs Berita Bola Terlengkap di Indonesia
Beranda » Bhayangkara FC: Anggaran Besar Keinginan tinggi

Bhayangkara FC: Anggaran Besar Keinginan tinggi

27 0
Bhayangkara FC: Anggaran Besar Keinginan tinggi

Tribunbola – The Guardian memulai belanja besar melihat Shopee Liga 1 2020. pengeluaran Bhayangkara FC seiring dengan keinginan tinggi yang diutus.

Keadaan tersebut kelihatan dari munculnya 10 pemain baru seperti Ahmad Nur Hardianto, Rangga Muslim Perkasan, Ruben Sanadi, Nady Bi Bola Guy Herve, Achmad Jufriyanto, Andik Vermansah, Ezechiel N’Douassel, Lee Won-Jae, Saddil Ramdani,dan Renan Silva.

kemunculan mereka dipercaya bisa membantu kekurangan Bhayangkara FC terpenting di sisi gelandang. Terbukti, Saddil Ramdani sukses diraih untuk mengisi sisi gelandang yang diperlukan Paul Munster, pelatih.

Munculnya sepuluh pemain tersebut dipastikan mengeluarkan uang yang besar. Situasi tersebut di katakan Chief Operation Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji, yang mengucapkan jumlah naik hingga 25 persen dari jumlah tahun lalu.

Sebagai gambaran, pengeluaran Bhayangkara FC buat musim lalu sebesar Rp 27 hingga 30 Miliar.

Yang pasti ada peningkatan kurang lebih 25 persen dari anggaran tahun lalu. Untuk angkanya pasti tidak bisa saya ucapkan karena itu rahasia dapur kami,ujar Sumardji di Stadion PTIK, Jakarta Selatan.

Hadirnya beberapa pemain baru tersebut pun membuat Polisi berpangkat Komisaris Besar tersebut tidak bercanda dalam menceritakan incaran: Juara Shopee Liga 1 2020. incaran ini mengulang keberhasilan Bhayangkara FC Liga 1 2017.

melihat pada dua musim sebelumnya, Awan Setho dan kawan-kawan tidak berhasil sebagai juara. Pada musim 2018 dan 2019 mereka menduduki posisi tiga dan empat kelas teratas turnamen antarklub di Indonesia.

Ya pasti dong, dengan naik pengeluaran ada keinginan tinggi. Dengan kami memilih pemain bintang bahwa tujuannya sasarannya tentu juara,lanjutnya.

Jika sasarannya sepakbola hanya dua, bicara sasaran berarti bicara pengeluaran. Sudah itu saja,tegasnya.

Apalagi, Bhayangkara FC pun tidak perlu pusing sebab ada tambahan sponsor. walaupun dijelaskan lebih spesifikasi sponsornya apa saja.

Cuma ada pergantian saja. Jika tambahan tidak ada yang keluar, pasti ada yang masuk. Itu saja.tutup Sumardji.

Selain dibantu pemain berkelas, kepercayaan Bhayangkara FC sebagai juara juga dengan sebagian pemain muda bebobot dipertahankan .

Mereka pun menjadi pemain langganan Timnas Indonesia, seperti Teuku Muhammad Ichsan, Sani Rizki Fauzi, Awan Setho Raharjo, Nurhidayat Haji Haris, dan I Putu Gede Juni Antara.

Sebelum kickoff Liga 1, tim sudah menjalani dua laga pramusim. Pertama di kompetisi Super Asia Cup 2020 di Kamboja. Skuad asuhan Paul Munster sukses sebagai juara.

Selanjutnya, Piala Gubernur Jawa Timur, yang adalah kompetisi sebelum menjalani turnamen. Bhayangkara FC tidak berhasil lolos di fase grup di ajang tersebut.

setelah menang dan seri di dua pertandingan perdana, Bhayangkara FC kalah pada pertandingan terakhir fase grup seusai takluk dari Persik Kediri skor 0-3. Itu karena ditinggal pergi empat pemainnya ke Timnas dan jadwal laga yang begitu rapat.

Betul, kami coba abaikan itu. Masalah kekalahan Piala Gubernur Jatim kami tahu jadwalnya sangat rapat dan membuat keadaan para pemain kecapean. Itu kelihatan di laga terakhir menghadapi Pesik.ucap Paul.

Agus

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.