Situs Berita Bola Terlengkap di Indonesia
Beranda » Akibat COVID-19, De Bruyne Berharap Liga Inggris Dihentikan

Akibat COVID-19, De Bruyne Berharap Liga Inggris Dihentikan

17 0

Bintang The Sky Blues, Manchester City, Kevin de Bruyne tampaknya lebih memilih opsi penghentian kompetisi Liga Premier Inggris musim 2019/2020. Hal ini karena wabah pandemi virus COVID-19 semakin merajalela. Liga Premier Inggris sendiri telah dihentikan akibat wabah ini sejak 13 Maret 2020 lalu.

FA selaku otoritas tertinggi kompetisi sepak bola di Inggris hingga kini masih belum dapat melanjutkan kompetisi Liga Premier Inggris sampai 30 April 2020 nanti. Akan tetapi, itu bisa saja lebih lama akibat wabah COVID-19 yang belum juga mereda.

Semakin Parah

Sampai sekarang, telah ada lebih dari 29.000 kasus COVID-19 di kawasan Inggris Raya. Tercatat ada 2.300 orang telah meninggal dunia akibat virus yang pertama kali muncul di kawasan Wuhan, China ini.

“Saat ini, saya belum tahu apakah dapat kembali lagi bermain musim 2019/2020 ini. Sama halnya dengan Belgia, Inggris juga masih menunggu selama mungkin demi membuat keputusan penting.”ungkap Kevin de Bruyne seperti yang telah dikutip Sky Sports.

“Kondisi untuk kembali memainkan sisa musim 2019/2020 ini semakin tidak jelas. Seandainya tidak tampil selama 6 pekan, Anda diwajibkan menjalani pra-musim 3 – 4 minggu. Seandainya liga kembali dimulai, ada banyak pemain yang akan mengalami cedera hanya dalam waktu 2 – 3 pertandingan saja.”ungkap mantan playmaker Chelsea itu.

Masalah Baru

Jika FA tidak segera membuat keputusan, Kevin De Bruyne meyakini akan ada banyak masalah baru di musim depan. Sejumlah pemain jelas akan kehilangan waktu liburan mereka di musim panas.

“Jadi bagi saya, seandainya kami terlalu lama menunggu. Maka ini bisa berakibat fatal terkait banyaknya masalah musim depan. Libur musim panas tidak akan berjalan lama. Kami pun tidak dapat memepetkan jadwal.”ungkap De Bruyne.

“Jelas akan sangat mengecewakan jika musim luar biasa ini berhenti lebih cepat. Namun seandainya itu dapat menghindari lebih banyak masalah yang muncul di musim depan. Pasti ini terpaksa harus dilakukan.”ungkap gelandang 28 tahun itu.

Sebelum kompetisi Liga Premier Inggris dihentikan akibat wabah COVID-19, Manchester City berada di posisi 2 dan sudah tertinggal 25 poin di belakang Liverpool.  Manchester City mengoleksi 57 poin dari 28 penampilan hasil 18 menang, 3 imbang dan 7 kali kalah.

Sementara Liverpool di puncak klasemen dengan perolehan 82 poin dari 29 pertandingan. Liverpool mencatatkan 27 kemenangan, 1 imbang dan hanya 1 kali kalah. Namun sebagai catatan, Manchester City adalah klub paling produktif di pentas Liga Premier Inggris 2019/2020 dengan catatan 67 gol.

Linda

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.