Situs Berita Bola Terlengkap di Indonesia
Beranda » Aib Terbesar Sepak Bola Belanda

Aib Terbesar Sepak Bola Belanda

13 0

Keputusan KNVB (PSSI nya Belanda) yang meniadakan Eredivisie musim 2019/20 tidak bisa diterima dengan baik oleh boss tim divisi 2 Belanda, Cambuur. Mengapa bisa demikian? Cambuur menganggap situasi seperti ini adalah aib dalam sejarah sepak bola Belanda.

Seperti yang diketahui, KNVB mencapai keputusan untuk tidak lagi melanjutkan musim 2019/20. Darimana ide pemberhentian itu berasal? Ide ini diawali oleh mandat Perdana Menteri Belanda yang mengatakan bahwa semua pentas olahraga ditunda sampai September.

Beralih ke Liga Eropa lainnya, kapankah mereka akan bergulir? Kebanyakan mereka akan melanjutkan kompetisi kira-kira dibulan Mei atau Juni. Seperti Serie A Italia, Premier League,bahkan Bundesliga rencananya akan kembali digelar pada awal Mei nanti.

Melihat situasi di atas, apa langkah yang akan dilakukan KNVB selanjutnya? KNVB  akhirnya membuat pertemuan jarak jauh untuk mencari solusi untuk Eredivisie musim ini. Dan keputusannya adalah musim 2019/20 ditiadakan dan Ajax Amsterdam gagal menjadi juara.

Aib Dalam Sepak Bola Belanda

Ketika liga Eropa yang lain kebanyakan memutuskan untuk menunda kompetisinya,lantas bagaimana dengan nasib liga Belanda?.
Keputusannya yaitu liga ditiadakan dan tanpa juara,selain meniadakan juara, KNVB juga memutuskan untuk tidak mendegradasi tiga tim yang menduduki peringkat terbawah di klasemen. Lalu, tim teratas di divisi dua Belanda, Eerste Divisie, juga tidak mendapatkan jatah promosi.

Keputusan itu lantas menyulut kekesalan dari  Henk De Jong.Siapakah Henk De Jong? sebagai informasi, de jong adalah pelatih Cambuur yang saat ini berada di puncak klasemen dengan keunggulan 11 poin dari penghuni posisi ke-3 di divisi dua. Perlu diketahui bahwa dua tim teratas secara otomatis promosi ke Eredivisie.Ini terasa seperti aib terbesar dalam sejarah olahraga Belanda.

Kenapa?

Kami selalu ingin melihat yang terbaik dalam diri seseorang dan pengambilan keputusannya, tetapi ini tidak pantas untuk olahraga,ujarnya kepada NOS. Kami punya UEFA di sisi Kami, klub berada di sisi Kami dan sedang unggul 11 poin, jadi Kami tidak tahu apa yang terjadi. UEFA meminta keputusan yang adil, tapi ini tidak, lanjutnya. Sebenarnya, KNVB bisa saja membuat keputusan bahwa dua tim teratas Eerste  Divisi mendapatkan promosi dan ajang Eredivisie bisa diikuti oleh 20 tim.

Namun KNVB tidak mengambil kebijakan tersebut dan mempertahankan format 18 tim.Kami adalah pemuncak klasemen dari pertengahan Oktober. Suasana hati klub sedang diuntungkan. Jadi Kami pikir ADO Den Haag dan RKC Waalwijk harusnya bertahan di Eredivisie, dan Kami ikut bergabung, tambahnya. Ini adalah pukulan yang berat bagi Kami dari segi olahraga dan juga finansial, pungkasnya.

Teresya

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.